fbpx

Cari Niat Bisnis Sesungguhnya (Part 2)

Niat adalah hasrat yang begitu kuat dan dalam untuk melakukan sesuatu dengan alasan yang kuat.

Seberapa hebat perjuangan seseorang dalam melakukan sesuatu di tentukan dari niatnya. Salah niat bisa menyebabkan salah nasib.  Serius nih..itulah yang pernah kami alami.

Ada dua macam niat/tujuan yaitu :

1. Hipnotic goals

Kebanyakan kita terjebak pada hypnotic goals, yaitu  yang setiap hari dibicarakan banyak orang. Batasannya dunia alias impian. Memang dunia itu fana.

Cirinya: tidak pernah tercapai seluruhnya, kalau tercapai senangnya sebentar, kalau hilang  senangnya pasti dinaikkan lagi goalsnya. Misalnya yang dulu gak punya motor akan senan g mendapat motor , tapi lama-lama hilang juga kebahagiaannya karena membayangkan rasanya enak memiliki mobil walaupun bekas, lalu setelah punya mobil bekas senangnya juga sebentar dan akhirnya meningkat lagi keinginannya untuk mobil yang lebih baru, lebih mahal atau versi terbaru. Pingin punya rumah sebesar istana, harta yang tak habis dibagi tujuh turunan dan seterusnya. Pada saat semua hartanya, anaknya atau pasangannya  meninggalkannya  dengan tenang, ternyata meninggalkan pemiliknya dalam keadaan tidak tenang. Akhirnya stress bahkan depresi atau bunuh diri berusaha menyusulnya.

Yang lebih mengerikan lagi adalah segala cara baik halal maupun haram bisa ditempuh untuk memperolehnya.

Coba sahabat renungkan? Apakah niat yang selama ini dibuat memberi kebahagiaan sejati,ketenangan dan kenikmatan?

2. Niat sejati inilah yang kita cari atau bahasa kerennya purpose of life/ tujuan hidup.

Sesuatu yang perlu diketahui dan dimiliki oleh hamba2 Allah. Hidup harus tahu untuk apa dan akhirnya kemana? Apa yang Allah kehendaki dan membuatNya ridho? Akhirnya Niat  juga menjadi sebuah alasan yang amat fundamental kenapa bisnis kita dibuat?

Bukan perkara apa yang dijual, atau untung yang didapat.. tapi perkaranya adalah nilai-nilai apa yang dipegang teguh? untuk apa kita  ada sehingga selain sukses juga tetap bernilai di hadapan Allah SWT? Nilai-nilai inilah akan dibela , yang akhirnya akan  membentuk kebiasaan/karakter seseorang.

Visi seorang muslim jauh ke akhirat..bekerja atau berbisnis urusannya bukan sekedar untung atau rugi tapi apakah aktivitas ini menghantar pada surga atau neraka. Panjangnya hidup dan banyaknya harta tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas amal dan karya seseorang.

Visi bisnis Mutif untuk menebarkan nilai-nilai kebaikan ke seluruh dunia melalui fashion sebagai kendaraannya.

Kaos “Mutif” ingin bermanfaat menjadi produk yang mampu menarik semakin banyak para muslimah mau memakai busana sesuai syariat, tampil makin percaya diri, cantik,nyaman, tetap syarie dengan busana berkualitas dalam keseharian. Dan menjadikan bisnis ini menjadi  keran rezeki  sekaligus dakwah bagi banyak orang yang terlibat didalamnya baik produksi maupun distribusinya. Bisnis menjadi sarana kekuatan untuk memaksa setiap orang yang terlibat didalamnya untuk menegakkan perintah Allah, sebelum akhirnya timbul kesadaran pribadi. Jika banyak perusahaan non muslim memaksa wanita muslim tampil tidak syarie dengan kekuatan ekonomi bahkan sampai menggadaikan keimanannya, mengapa perusahaan muslim tidak bisa melakukan hal yang sama kepada tim dan karyawannya. Sebagian keuntungan yang diperoleh juga didedikasikan untuk perjuangan membangun ekonomi umat dan generasi terbaik. Secara fisik industri yang didirikan adalah fashion tetapi secara ruh yang kami bangun adalah pabrik kebaikan.

Walaupun didalam prosesnya penuh tetesan keringat dan airmata tapi itulah perjuangan dakwah, menegakkan syariat ,membangun agama Allah.

Seseorang  yang sudah menemukan purpose bisnisnya pasti sudah menemukan purpose dirinya, tidak mungkin tidak. Karena kalau kita mengutak-atik bisnis, tapi kita gak kenal diri sendiri, maka bisnis gak akan kemana-mana. Bahkan yang  berbahaya kita hanya menjadi alat mewujudkan tujuan orang lain yang tidak seiman.